Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

6 Manfaat Mendengarkan Music

Berdasarkan pengalaman pribadi, bagi saya musik sudah tidak lagi dijadikan hanya sekedar sebagai penghibur saja. Tanpa kita sadari alunan musik mampu memberikan perubahan suasana hati kita, dan khusus bagi bebrapa orang musik dapat membantu menjaga konsentrasi. berikut ini 6 Manfaat Mendengarkan Musik:

6 Manfaat Mendengarkan Musik

1. Meningkatkan suasana hati (Mood)
Masing masing orang pasti memiliki selera musik sendiri, misalnya music rock, music classic, music dangdut, music pop dll. Karna apabila mendengarkan musik sesuai dengan apa yang kita inginkan amat sangat membantu dalam merubah mood kita.
Penelitian di McGill University Montreal menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin.
"Otak sangat rumit - ada banyak unsur yang terlibat dalam menciptakan perasaan senang - tidak mengherankan jika ada penelitian yang menunjukkan bahwa pelepasan dopamin berhubungan dengan perasaan senang," kata Bridget O'Connell, kepala informasi dari Mental Health Charity Mind.

2. Fokus
manfaat yang satu ini hanya untuk sebagian orang saja karena Ini memang sedikit aneh, tetapi bukti menunjukkan bahwa mendenggarkan musik dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi. Sebuah alat 'digital tonic' yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks.
Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu Anda untuk meningkatkan energi, pikiran dan meningkatkan mood saat mendengarkan musik favorit.
"Dengan membantu korteks otak menghasilkan gelombang tertentu, kita dapat menginduksi beberapa bagian pada otak tetap terjaga, tergantung pada tujuan yang ingin kita lakukan," jelas Paris psikolog klinis dari Brigitte Forgeot.

3.Tingkatkan daya tahan tubuh
Mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu Anda berlari lebih cepat. Sebuah studi di Brunel University, London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 15 persen, meningkatkan semangat dan efisiensi energi 1-2 persen.
Sebaiknya, pilihlah lagu yang sesuai dengan tempo olahraga Anda. Mendengarkan musik sambil olahraga akan memberikan efek metronomik pada tubuh, sehingga memungkinkan Anda untuk berolahraga lebih lama. 

4.Kesehatan mental lebih baik
Musik dapat menjadi pengobatan yang efektif dan positif bagi orang-orang berurusan dengan kondisi kesehatan mental.
"Ada dua cara berbeda yang digunakan dalam terapi musik: baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri atau untuk kualitas inheren restoratif atau penyembuhan," kata Bridget O'Connell.

5. Redakan stres
Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.

6. Perawatan pasien
Musik benar-benar dapat memiliki dampak positif yang signifikan pada pasien dengan penyakit jangka panjang, seperti penyakit jantung, kanker dan kondisi pernapasan.
Banyak percobaan telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan detak jantung, tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
"Musik dapat sangat berguna bagi seseorang yang berada dalam situasi di mana mereka telah kehilangan kontrol dari lingkungan eksternal mereka," kata dr Williamson.
"Dengan musik mereka bisa mendapatkan kembali rasa kontrol itu, dan menciptakan ketenangan pada diri sendiri serta mencegah beberapa gangguan yang ada di sekitar pasien," tambahnya. 



Perlu kita ketahui tak semua orang bisa menjadikan musik untuk mengubah mood mereka, hanya orang orang visual saja yang biasanya menggunakan alunan music sebagai alat agar lebih konsentrasi dan menenangkan hati. Sekian yang dapat saya bagikan.....


source:
 http://health.kompas.com/read/2011/12/14/15542246/6.Manfaat.Kesehatan.Mendengar.Musik
 https://www.google.com/search?q=6+manfaat+mendengarkan+musik&client=firefox-a&hs=4Bt&rls=org.mozilla:en-US:official&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=t1HqUu7IIcqiyAHYpoHAAQ&ved=0CG8QsAQ&biw=1024&bih=456#imgdii=_

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jatuh cinta atau Rasa suka saesaat?

Jatuh cinta itu waktu kamu rela mengorbankan apapun untuk dia tanpa diminta, waktu kamu merasakan sangat bahagia saat ada dia, waktu kamu sudah gak bisa mengendalikan pikiranmu, semuanya menjelma menjadi dia, dan kamu akan merasa sakit, sakit sekali saat kamu tidak bisa memiliki dia. kata orang kalau belum sakit, itu bukan cinta namanya.

Kalau rasa suka sesaat itu waktu kamu suka sama dia, tapi kamu merasa baik-baik saja walau tidak memiliki dia, seperti kamu hanya memiliki rasa sebatas kagum/salut dengan dia. Kamu bisa memaklumi kalau dia memang tidak tercipta untukmu, dan kamu juga tidak seantusias mengejar orang yang kamu cinta.
source: Tumblr kunamaibintangitunamanmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Quote


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Quote

Kita bisa mengatakan bahwa kita melepas orang yang kita sayang apabila kita sudah mencoba untuk menahannya. Tetapi kita bisa mengatakan membiarkan dia pergi ketika kita tidak mencoba menahan untuk tetap diam bersama kita~ HE'S BEAUTIFUL

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

invention "Rainbow Shoes"




MODIFIKASI SEPATU LEPAS PASANG RAINBOW SHOES











LAPORAN INVENTION
Disusun Oleh:
Siti Aufaa Ni’matin


SMA SUGAR GROUP
SITE PT.GULA PUTIH MATARAM
LAMPUNG TENGAH
2012



LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN INVENTION



Judul Invention           : Modifikasi Sepatu Lepas Pasang “Rainbow Shoes”
Disusun Oleh              : Siti Aufaa Ni’matin




Telah diperiksa dan disetujui oleh Pembimbing dan Penguji pada tanggal 20 November 2012.



Pembimbing                            Penguji I                                  Penguji II



Supervisor                               Examiner I                              Examiner II






                                                           
KATA PENGANTAR

            Puji  syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmatnya serta hidayatnya penulis melakukan sebuah percobaan yang berjudul “Modifikasi Sepatu Lepas Pasang Rainbowshoes ”. Modifikasi ini telah dilakukan dengan mengganti warna-warna pada sepatu tersebut. Sepatu yang digunakan dalam modifikasi ini adalah sepatu yang telah usang dan berbahan kanvas yang di anggap kasual, santaidan dianggap mewakili jiwa kaum muda yang ingin tampil trendi, penuh warna, namun harga terjangkau dan nyaman dipakai. Dalam percobaan ini, penulis mengalami beberapa hambatan seperti dalam menemukan kain kanvas yang sesuai dengan kanvas yang biasanya digunakan sebagai bahan sepatu kanvas. Kain kanvas yang beredar di pasaran biasanya kanvas lukis yang memiliki tekstur lebih tipis dari kanvas yang digunakan sebagai bahan sepatu. Oleh sebab itu penulis menggunakan kanvas lukis sebagai bahan dalam memodifikasi dikarenakan bahannya sangat mudah didapatkan di pasaran. Selain itu penulis kesulitan  dalam  memilih  catyang akan digunakan dalam memberi warna pada kanvas lukis tersebut, sehingga penulis memilih menggunakan cat poster dalam memberi warna pada kanvas lukis. Sehingga  menghasilkan warna yang menyerupai padaaslinya.
            Penulis mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmatnya percobaan penulis dapat berjalan, kepada orang tua yang telah membantu dalam memberikan dukungan dalam melakukan percobaan, kepada ibu Hera Oktaviani sebagai guru invention yang telah mengajarkan menghasilkan invention yang  baik  dan benar dan memberikan banyak masukan dan mengkoreksi, kepada ibu Dessy E. Latif sebagai supervisor penulis yang telah banyak membantu mengkoreksi, memberi masukan, dan memberi dukungan, kepada Isna Choiri Nisa sebagai teman yang telah memberi dukungan dalam menjalankan percobaan ini,dan terimakasih juga terhadap teman-teman penulis yang telah senantiasa menemani dalam suka maupun duka.
            Penulis berharap semoga percobaan yang telah dilakukan penulis dapat berguna dan dimanfaatkan dalam memaksimalkan efisiensi pemakaian sepatu. Dan penulis berharap jika masih ada orang yang akan meneruskan percobaan ini.
Lampung, 20 November 2012

Penulis
DAFTAR ISI
                                                                                                                         hal
LEMBAR PENGESAHAN  ..............................................................................i
KATA PENGANTAR  ......................................................................................ii
DAFTAR ISI ....................................................................................................iii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................v
ABSTRAK ......................................................................................................vi
BAB I. PENDAHULUAN ...............................................................................1
            1.1 Latar Belakang ...............................................................................1
            1.2 Tujuan dan Manfaat ........................................................................1
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................2
BAB III. METODOLOGI  ..............................................................................3
            3.1 Waktu dan Tempat .........................................................................3
            3.2 Alat dan Bahan ..............................................................................3
            3.3 Cara kerja .....................................................................................3
BAB IV. DATA dan PEMBAHASAN .............................................................5
            4.1 Data ..............................................................................................5
            4.2 Pembahasan ..................................................................................6
BAB V. KESIMPULAN dan SARAN.............................................................7
            5.1 Kesimpulan  ..................................................................................7
            5.2 Saran ............................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................8
LAMPIRAN  .................................................................................................9



                                                        

DAFTAR GAMBAR
                                                                                                                        Hlm.
Gambar 1. Modifikasi sepatu (Tampak Samping)                                                 5
Gambar 2. Modifikasi Sepatu(Tampak Atas)                                                       5
Gambar 3. Modifikasi Sepatu (Menggunting pola yang sudah dibentuk)                5
Gambar 4. Kanvas (1 Lapisan)                                                                            6
Gambar 5. Kanvas (2 Lapisan)                                                                            6



ABSTRAK
MODIFIKASI SEPATU LEPAS PASANG “RAINBOW SHOES”

Oleh: Siti Aufaa Ni’matin


            Adapun bahan sepatu yang umumnya dipilih remaja adalah bahan kanvas. Bahan ini banyak dipilih karena pilihan warna yang tersedia sangatlah beragam.Alasan kedua adalah karena model sepatu berbahan ini umumnya kasual, santai dan dianggap mewakili jiwa kaum muda yang ingin tampil trendi, penuh warna, namun harga terjangkau dan nyaman dipakai.Oleh karena itu penulis bertujuanMemanfaatkan sepatu usang yang sudah ada menjadi sepatu yang berpenampilan   baru.
            Penelitian ini menggunakan metode experimen. Penelitian ini di lakukan dengan cara memodifikasi sepatu yang sudah ada menjadi sepatu yang berpenampilan baru. Hasil percobaan yang di lakukan penulis bahwa percobaan ini berhasil.


BAB I
PENDAHULUAN


1.1LatarBelakang
            Remaja pada umumnya sangat memperhatikan penampilan termasuk sepatu yang mereka kenakan. Warna yang diminati pun sangatlah beragam. Pilihan warna sepatu yang diminati disesuaikan dengan warna  pakaian yang sedang dikenakan. Ada yang memilih warna senada atau bahkan kontras dengan warna pakaian yang sedang mereka kenakan.
Adapun bahan sepatu yang umumnya dipilih remaja adalah bahan kanvas. Bahan ini banyak dipilih karena pilihan warna yang tersedia sangatlah beragam. Alasan kedua adalah karena model sepatu berbahan ini umumnya kasual, santai dan dianggap mewakili jiwa kaum muda yang ingin tampil trendi, penuh warna, namun harga terjangkau dan nyaman dipakai. Untuk alasan itu penulis memodifikasi sepatu usang yang sudah ada menjadi sepatu yang berpenampilan baru dengan warna yang berbeda.

1.2 Tujuan dan Manfaat
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sepatu usang yang sudah ada menjadi sepatu sepatu yang berpenampilan baru. Penelitian ini bermanfaat untuk menghemat biaya pengeluaran dalam pembelian sepatu, sebagai alternatif tercepat dalam mengubah tampilan warna sepatu, menghemat tempat penyimpanan sepatu, memaksimalkan efisiensi pemakaian sepatu.





BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


Sepatu adalah suatu jenis alas kaki yang biasanya terdiri dari bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Sepatu adalah benda yang tidak bisa lepas dari penampilan anda sehari hari. Di saat pergi ke kantor, ke mall atau berolah raga, sepatu merupakan bagian yang terpenting dalam setiap aktifias tersebut (Adsense, 2011, ’Memilih Sepatu Yang Sehat’, dilihat 24 Juli    2012, (www.skocikita.blogspot.com/2011/05/memilih-sepatu-yang-sehat.html) .
Pengelompokan sepatu  biasanya dilakukan berdasarkan fungsinya, seperti sepatu resmi, sepatu santai, sepatu dansa, sepatu olahraga, dan sepatu kerja. Dari keterangan di atas penulis lebih memfokuskan untuk memodifikasi sepatu santai atau kasual, dengan bahan dasar kain kanvas pada bagian atas sepatu dan, bagian dasar yang terbuat dari bahan karet tebal. Trend model sepatu selalu berubah dengan cepat dari waktu ke waktu. Belum mencoba model yang satu sudah muncul yang lain, dan ini sudah ditunjukan oleh Divasatria (2012) yang mengatakan Setelah era sepatu balet yang telah di modifikasi menjadi sepatu harian wanita, kini muncul era sepatu canvas atau painted shoes.idenya adalah lukisan di atas sepatu yang berbahan canvas. Entah siapa yang memulai ide melukis di atas sepatu ini. Namun yang pasti ini merupakan ide segar yang bisa meramaikan dunia persepatuan sebagai bagian dari dunia fhasion di Indonesia (Divasatria, P 2012, ‘Sepatu Canvas, Bergaya Sekaligus Berkreasi’, dilihat 29 Mei 2012,http://crocs.divasatria.com/sepatu-canvas-bergaya-sekaligus-berkreasi).Dari sinilah penulis berfikir untuk memodifikasi sepatu yang sudah ada agar dapat mengikuti tren terbaru terutama dalam hal warna. Pada dasarnya alas kaki tidak harus mewah dan dibeli dengan harga tinggi melainkan lebih dilihat dari fungsinya sebagai alas dan pelindung kaki. Itulah sebabnya terlepas dari bahan, warna, bahkan modelnya, bentuk dasarnya tetap serupa.






BAB III
METODOLOGI

Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimen. Metode ini dilakukan dengan melakukan berkali-kali experimen di rumah penulis. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling purposive yang dalam menentukan sampling penulis harus mempertimbangkan atau dengan adanya tujuan tertentu.

3.1 Waktu dan Tempat
            Proses modifikasi sepatu lepas pasang ini dilakukan dalam rentang waktu enam bulan mulai Desember 2011 sampai Juni 2012. Pengerjaan ini telah dilakukan ketika libur sekolah khususnya setiap Sabtu dan Minggu. Dilakukan di perumahan PT.Gula Putih Mataram Housing 1 blok E-001.

3.2 Alat dan Bahan
            3.2.1 Alat
                       
1. Pisau
                        2. Gunting
                        3. Mesin jahit
                        4. Pensil
            3.2.2 Bahan
                        1. Sepatu bekas
                        2. Perekat (velcro)
                        3. Benang jahit
                        4. Kain kanvas
                        5. Pewarna kain

3.3 Cara Kerja
            Pembuatan modifikasi sepatu lepas pasang ini dilakukan  dengan metode percobaan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.      Menyiapkan alat dan bahan.
2.      Gambar pola sepatu yang kita akan gunakan, dengan menggunakan  plastik transparan agar memudahkan dalam menjiplak pola sepatu, atau jika anda ingin memastikan ukuran yang benar, ukurlah sepatu menggunakan meteran.
3.      Setelah selesai, lanjutkan kembali dengan menggambar di atas kanvas.
4.      Gunting kanvas sesuai pola yang sudah dibuat, dengan bagian dalam dan luarnya. Pastikan rapi dalam hal pemotongan.
5.      Selanjutnya siapkan cat poster beserta kuas yang akan digunakan sebagai bahan dalam memberi warna pada sepatu. Beri warna sesuai keinginan anda.
6.      Mulai mewarnai kanvas dengan warna yang anda inginkan. Bagian luar kanvas saja yang diberi warna. Jemur di bawah sinar matahari. Sampai kering.
7.      Jahit kanvas yang telah membentuk pola menggunakan mesin jahit untuk  menyatukan bagian dalam dan luar kain kanvas dan untuk memberikan kesan sama seperti sepatu aslinya.
8.      Beri velco pada bagian pinggir sepatu.
9.      Beri velcro juga pada kain kanvas yang sudah di jahit.
10.  Langkah yang terakhir adalah menyatukan antara sepatu dengan kain kanvas. Selesai



BAB IV
 HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
           
Berdasarkan percobaan di atas penulis menghasilkan sesuai yang diinginkan.



                                        Gambar 3. Modifikasi Sepatu (Tampak samping)

                                            Gambar 4. Modifikasi Sepatu (Tampak atas)


                                          Gambar 5. Modifikasi Sepatu (Tampak belakang)
            Hasil dari percobaan yang telah dilakukan penulis, gambar ini menjelaskan bentuk dari kanvas yang diinginkan, terlihat jelas bahwa gambar tersebut sudah terlihat seperti sepatu aslinya.
4.2Pembahasan
           
Setelah dilakukan beberapa kali percobaan, percobaan pertama menghasilkan seperti yang diinginkan tetapi masih kurang menarik dalam pewarnaannya sehingga penulis melaukan percobaan kembali, percobaan ini sedikit berhasil, tetapi bahan menjadi sedikit keras karena dalam menyatukan bahan kanvas menggunakan lem fox sehingga penulis mencoba menjahit kanvas tersebut sehingga bahan kanvas tidak menjadi keras dan sudah tampak seperti aslinya.
Percobaan      1:
            Di dalam percobaan pertama, penulis sudah menggunakan kanvas, yang terdiri 1 lapisan. Warna yang dihasilkan sedikit tidak rapi di karenakan penulis menggunakan banyak air dalam campuran cat poster yang digunakan.


                                                     Gambar 6. Kanvas (1 lapisan)
Percobaan      2:
           
Dalam percobaan ke 3, penulis sudah hampir berhasil. Hanya saja penulis menggunakan lem dalam menyatukan bagian dalam dan luar kain kanvas, sehingga menjadikan kanvas yang keras sehingga tidak dapat dijahit.


                                                          Gambar 7. Kanvas (2 lapisan)



BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1       Kesimpulan
            Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa masih banyak cara dalam mengubah tampilan warna sepatu. Dengan ini penulis memodivikasi sepatu yang sudah ada menjadi sepatu yang berpenampilan baru dengan judul RAINBOW SHOES
5.2       Saran
           
Sebagai saran untuk percobaan pembuatan dapat dilakukan dengan menganti perekat (velcro) dengan yang lain seperti resleting dan memberi motif pada kain kanvas tersebut. Dan diharapkan bisa menghasilkan yang lebih baik.




DAFTAR PUSTAKA

Adsense,2011,’Memilih Sepatu Yang Sehat’,dilihat 24 Juli 2012,http://skocikita.blogspot.com/2011/05/memilih-sepatu-yang-sehat.html
Divasatria, P 2012, ‘Sepatu Canvas, Bergaya Sekaligus Berkreasi’, dilihat 29 Mei 2012, http://crocs.divasatria.com/sepatu-canvas-bergaya-sekaligus-berkreasi





















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS