Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

#PINTERNET- INTERNET ADDICTION




     Internet Addiction merupakan kecanduan dalam menggunakan internet yang di lakukan secara berlebihan. Menurut jurnal Mustafa KOC yang membahas mengenai Internet Addiction mengatakan bahwa orang yang kecanduan internet biasanya menggunakan internet selama 6 jam dalam sehari atau bahkan lebih dari itu. Sedangkan menurut jurnal Adlin Hasibuan yang membahas tema yang sama mengatakan bahwa Internet Addiction berupa patologis (penyakit) yang ditandai engan tidak mampunya seseorang mengontrol waktu penggunaan internet, dan merasa bahwa dunia maya lebih menarik dibandngkan dengan dunia nyata, serta mengalami gangguan dalam hubungan sosialnya.

Kategori Internet Addiction
membagi kecanduan internet ke dalam lima kategori, yaitu:
  1. Cybersexual addiction, yaitu seseorang yang melakukan penelusuran dalam situs‐situs porno atau cybersex secara kompulsif.
  2. Cyber‐relationship addiction, yaitu seseorang yang hanyut dalam pertemanan melalui dunia cyber.
  3. Net compulsion, yaitu seseorang yang terobsesi pada situs‐situs perdagangan (cyber shopping atau day trading) atau perjudian (cyber casino).
  4. Information overload, yaitu seseorang yang menelusuri situs‐situs informasi secara kompulsif.
  5. Computer addiction, yaitu seseorang yang terobsesi pada permainan‐permainan online (online games) seperti misalnya Doom, Myst, Counter Strike, Ragnarok dan lain sebagainya
Ciri- Ciri mengalami internet addicted:
  1. Keasyikan dengan internet dan selalu memikirkannya selagi off‐line (internet preoccupation).
  2. Selalu menambah waktu online.
  3. Tidak mampu untuk mengontrol penggunaan internet.
  4. Lekas marah dan gelisah bila tidak sedang online.
  5. Menggunakan internet sebagai pelarian dari masalah.
  6. Membohongi keluarga atau teman mengenai jumlah waktu yang digunakan untuk online.
  7. Kehilangan teman, pekerjaan, ataupun kesempatan pendidikan dan karir karena penggunaan internet.
  8. Terus menggunakan internet walaupun dana untuk online menipis.
  9. Depresi, kemurungan, kegelisahan, dan kecemasan meningkat jika tidak menggunakan internet.
  10. Mengalami gangguan tidur atau perubahan pola tidur akibat penggunaan internet.
  11. Merasa bersalah dan penyesalan yang dalam akibat penggunaan internet.
 Fenomena yang terjadi:

Fenomena Internet Addiction seperti gambar disamping. Kecanduan game online dapat menurunkan motivasi belajar pada siswa. Game online menurut seorang psikolog yaitu Rahmat yang mengatakan bahwa bermain game online sangatlah menyenangkan namun apabila kita mengetahui dalam memainkannya, game online memiliki kecenderungan bersifat kecanduan bagi pemainnya ini dikarenakan dari segi permainannya, game online sendiri memiliki fitur yang menarik, berisi gambar-gambar, animasi-animasi yang mendorong anak bahkan orang dewasa tertarik bermain game, selain itu macam-macam game tersebut dirancang khusus agar anak menjadi ingin terus bermain. 
 
 
      Dari hasil penelitian sebuah jurnal , bahwa lebih banyak remaja yang menyukai bermain game di warnet (warung internet) dibandingkan dirumah, serta lebih banyak pula remaja yang mengaku bahwa intensitas bermain internet dilakukan setiap hari dan dimana saja, disusul dengan intensitas 5-6 kali dalam seminggu, kemudian 4-5 kali dalam seminggu, 3-4 kali dalam seminggu, 1-2 kali dalam seminggu. Berarti bahwa, game online salah satu fenomena Internet Addiction yang sedang merejalela di kalangan remaja.

     Internet Addiction ini ternyata tak berbeda jauh dengan kecanduan obat-obatan ataupun kecanduan minuman beralkohol, karena kecanduan internet ini memiliki beberapa kesamaan gejala dengan kecanduan obat ataupn minuman. Bahkan ternyata, kata Addiction yang digunakan pada kecanduan internet ini mengacu pada Addiction yang sering digunakan pada konsep psikiatri dalam DSM-IV. Kecanduan internet biasanya lebih mengarah pada anak diusia remaja, namun tidak menutup kemungkinan bila seorang dewasa pun mengalami kecanduan internet. 
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat dikatakan bahwa tingkat motivasi berbanding terbalik dengan kecandia internet, seperti berikut :
  1. semakin tinggi tingkat motivasi seseorang, maka semakin rendah tingkat kecanduan terhadap internet.
  2. semakin rendah tingkat motivasi seseorang, maka semakin tinggi tingkat kecanduan terhadap internet.
Menurut penelitian lain dikatakan bahwa seseorang dikatakan kecanduan internet apabila melakukan kegiatan internet selama 6 jam atau lebih dari itu. Sesuai dengan penelitiannya maka seseorang tersebut akan mengalami gejala psikiatris, seperti : somatisasi, obsesif-komplusif, interpersonal sensitivitas, depresi, kecemasan, permusuhan, fobia kecemasan, ideasi paranoid, dan psikotik.
 
Source:
Angela. 2013. Pengaruh Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa SDN 015 Kelurahan Sidomulyo Kelurahan Samarinda Ilir. eJournal Ilmu Komunikasi Vol.1 No.2. Hal 532-544
 
Hasibuan, Adlin. 2014. Sistem Pakar Diagnosa Kecanduan Menggunakan Internet (Internet Addiction) Menggunakan Metode Certainty Factor. Pelita Informatika Budi Dharma. Volume 6 nomor 3. Hal 143-147
KOC, Mustafa. 2011. Internet Addiction and Psychopatology. TOJET. Volume 10 issue 1. Page 143-148

Widiana, H.S., Retnowati, S., Hidyat, R., Kontrol Diri dan Kecenderungan Kecanduan Internet. Indonesian Psychologycal Journal Vol.1 No. 1. Hal 6-16


 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar