Kelompok
Anggrek
Kelas
: 3 PA 02
Ahmad
Dedy S. (10513404)
Aprillia
Lentera W. (19513928)
Gipthasari
A. P (13513745)
Reynaldo
Cesar (17513484)
Siti
Aufaa Ni’matin (18513527)
Vanya
Anugerahayu (17512549)
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kepuasan Kerja dan Stres Kerja Pada The Seminyak Beach Resort and SPA
Jurnal :
E-Jurnal Manajemen Unud
Volume & Halaman : Vol. 4, No.10, hal 2955
- 2981
Tahun : 2015
Penulis :
Ni Luh Putu Nuraningsih dan Made Surya Putra
I. Latar Belakang
Perkembangan pariwisata di Bali sangat pesat
seperti yang terjadi di daerah Kuta. Daerah seminyak mulai banyak dilirik oleh
wisatawan karena Seminyak merupakan objek wisata terbuka dan perkembangannya
mulai menarik wisatawan untuk berkunjung ke Seminyak. Seminyak sangat cocok
bagi wisatawan yang ingin shopping, fine dinning, SPA, private villa, selain
itu Seminyak lebih disukai oleh para wisatawan yang mencari tempat menginap
lebih private, tempat belanja yang menawarkan barang dagangan yang unik dan
kelas atas, tempat perawatan SPA serta restoran mewah (Rentalmobil.net 2014)
selanjutnya dijelaskan bahwa industri hotel dan SPA adalah industri yang selalu
berhadapan langsung dengan para konsumen, oleh karena itu para karyawan yang
berada di industri hotel dan SPA harus memiliki kecerdasan emosional.
The Seminyak Beach Resort And SPA salah satu hotel
berbintang lima yang ada di kawasan Seminyak Bali. Perusahaan ini agar mampu
bersaing harus benar-benar cermat dalam mengamati sumber daya manusia karena
apabila perusahaan memiliki sumber daya yang bermutu maka perusahaan dapat
mencapai tujuan yang diharapkan. Berdasarkan hasil wawancara dengan HRD dan
beberapa karyawan di The Seminyak Beach Resort And SPA diperoleh informasi
bahwa kepuasan kerja karyawan tergolong rendah. Indikator rendahnya kepuasan
kerja dapat dilihat pada sistem pemberian gaji yang tidak sesuai dengan UMR dan
kadang tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Karyawan merasa ragu
dengan kemampuan yang dimilikinya, serta pengawasan dari atasan serta
kesempatan untuk maju dan dipromosikan masih sangat kurang. Kurangnya kordinasi
antar rekan kerja yang membuat karyawan merasa tidak nyaman dalam bekerja.
Indikasi karyawan mengalami stres kerja terbukti pada ketidakdisiplinan
karyawan untuk menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Arahan dari atasan minim
diberikan sehingga karyawan merasa kebingungan. Tingkat keterlambatan karyawan
menunjukkan rasa malas bekerja serta atasan yang memiliki mood (suasana hati
yang berubah-ubah) terkadang acuh dan jarang melakukan komunikasi dengan
karyawan.
II. Tujuan
Dari
uraian latar belakang diatas, maka didapatkan tujuan penelitian ini yaitu:
1.
Untuk menguji pengaruh kecerdasan
emosional terhadap kepuasan kerja pada The Seminyak Beach Resort and SPA.
2.
Untuk menguji pengaruh kepuasan kerja
terhadap stres kerja pada The Seminyak Beach Resort and SPA.
3.
Untuk menguji pengaruh kecerdasan
emosional terhadap stres kerja pada The Seminyak Beach Resort And SPA.
III. Metode
Penelitian
ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner, didukung oleh
hasil wawancara dan observasi secara langsung dengan responden. Seluruh
karyawan The Seminyak Beach Resort and SPA yang berjumlah sebanyak 235 orang
adalah populasi dari penelitian ini. Rumus Slovin digunakan untuk menghitung
sampel dari populasi yang akan digunakan (Sugiyono, 2013:124) sebagai berikut :
Dimana :
n = Jumlah Sampel
N = Jumlah Populasi
d = ketepatan yang
diinginkan sebesar 0,05
Berdasarkan perhitungan rumus Slovin,
maka jumlah sampel sebesar 148 orang. Metode penentuan sampel menggunakan
simple random sampling. Indikator stres kerja, kepuasan kerja, dan kecerdasan
emosional diukur dengan skala Likert (Likert scale) yang terdiri dari 5 butir
pertanyaan dengan pilihan“sangat setuju” hingga “sangat tidak setuju”. Uji
instrumen dilakukan dengan uji korelasi Pearson yang menghasilkan seluruh nilai
r-hitung melebihi nilai r-tabel, uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha
dengan nilai Cronbach Alpha melebihi nilai 0,6 sehingga dapat dinyatakan bahwa
istrumen telah valid dan reliabel. Uji instrumen kedua dengan CFA (Confirmatory
Factor Analysis) untuk menguji validitas convergent dan discriminant. Hasil uji
CFA menunjukkan bahwa semua konstruk memiliki nilai yang valid. Teknik analisis
data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur (path analysis).
Data diolah dengan menggunakan SPSS for Windows.
IV Hasil
Hasil penelitian yang diperoleh menemukan
implikasi yang dapat terjadi yaitu hasil penelitian ini mendukung teori yang
digunakan sebagai dasar dalam pembuatan hipotesis, bahwa kecerdasan emosional
berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan stres kerja. artinya karyawan yang
memiliki kecerdasan emosional yang tinggi cenderung memiliki kepuasan kerja
yang tinggi dan stres kerja yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa hasil
penelitian memperkuat teori yang digunakan. Jawaban responden tentang
kecerdasan emosional menunjukkan bahwa kecerdasan emosional yang dirasakan
karyawan The Seminyak Beach Resort And SPA tergolong sangat baik. Jawaban
responden tentang kepuasan kerja menunjukkan bahwa kepusan kerja yang dirasakan
karyawan The Seminyak Beach Resort And SPA tergolong sangat baik. Jawaban
responden tentang stres kerja menunjukkan bahwa stres kerja yang dirasakan
karyawan The Seminyak Beach Resort And SPA tergolong sangat baik.
http://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/viewFile/13749/10444








0 komentar:
Posting Komentar